Kamis, 25 September 2014

Semut dan Rayap

Semut dan Rayab tinggal di tempat di tempat yang sama tetapi berbeda letaknya. Di sebuah pohon yang rindang, semut tinggal di dalam tanah dibawah pohon sedangkan rayap tinggal didalam kulit pohon. Rayap yang tinggal dibawah kulit pohon membuat kulit pohon menjadi kering dan mudah terkelupas.
Tapi semut sangat sombong, mereka selalu berceloteh bahwa mereka lebih hebat daripada rayab yang cuma bisa bersembunyi didalam kulit pohon karena semut punya racun yang bisa membuat orang yang terkena gigitan menjadi bentol dan lecet.
Suatu hari tampak seorang anak sedang bermain dibawah itu, sejenak keasyikannya terhenti ketika dia melihat Rayap yang sedang berbaris keluar masuk lubang melihat bentuk rayap yang mungil dan lucu itu membuat niat usilnya timbul dikupasnya kulit  yang sudah mulai mengering itu hingga terlihat barisan rayap yang semula rapi kini malah jadi kocar kacir. Bocah itu tertawa puas melihat pasukan rayap saling bertabrakan kembali ke lubangnya. Tangannya mengambil ranting yang jatuh dan mulai mengorek-orek batang pohon itu hingga membuat pasukan rayab banyak yang mati.
Melihat kejadian itu semut yang berada dibawahnya tertawa terbahak-bahak hingga muncul niatnya untuk membuat si Rayap berhutang budi padanya maka di kerahkan pasukan semut untuk mendekati kaki bocah itu.
Si bocah yang begitu asyik bermain tak menyadari pasukan semut yang kini merayap mendekati kakinya dan secara serentak pasukan semut menggigit kaki anak tadi kuat-kuat hingga menangis dan meloncat-loncat kesakitan. Mendengar tangisan anaknya si ibu keluar dan diinjaknya semut-semut itu hingga mati tak tersisa sungguh suatu kesombongan yang berbuah malapetaka dan rayap pun hanya berani mengintip dari balik sarang mereka.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar